Batas Aurat Wanita dalam Islam



Batas Aurat Wanita dalam Islam-  Perihal aurat sangat diperhatikan dalam ajaran agama islam, kaum wanita sejak dulu sudah dimuliakan oleh Rasulullah Saw, Seorang muslimah memiliki harga diri dan martabat tinggi.  akan tetapi itu semua bisa tercoreng dan ternoda akibat ulah perbuatan dan tingkah laku perempuan itu sendiri. Seperti memperlihatkan aurat kepada orang banyak, atau berkelakuan tidak baik (tidak mencerminkan harga diri seorang muslimah). Secara umum yang sering kita lihat perempuan yang kerap memperlihatkan lekukan tubuhnya biasanya diakatan cantik dan Seksi, Nauzubiillah..!!  sahabat islam.. itu bukanlah suatu pujian tapi sejatinya itu adalah penghinaan.

Batas Aurat Wanita dalam Islam

Batas Aurat Wanita dalam Islam

Di artikel ini kita akan membahas tentang Batas Aurat Wanita dalam Islam.  Jika kita lihat dari segi bahasa aurat itu artinya cacat atau kerusakan/aib pada sesuatu,  hal Ini juga berarti yang ditutupi oleh manusia karena rasa malu dan harus dijaga. secara istilah yang dimaksud dengan aurat adalah  setiap anggota dari tubuh  yang wajib ditutup dan dijaga serta haram untuk dilihat, kecuali bagi yang yang sudah dihalalkan seperti suami istri.

Bacaan Populer : Dampak Buruk Poligami Zaman Sekarang

Jika kita menelaah berdasarkan Ayat Al-Qir’an . Aurat wanita adalah seluruh bagian dari anggota tubuhnya kecuali wajah dan dua telapak tangan, sedangkan Leher dan rambutnya adalah aurat di hadapan lelaki bukan mahram  walaupun sehelai.  Bisa dikatakan aurat wanita itu dari ujung rambut sampai ujung kaki kecuali wajah dan dua telapak tangan, semua itu harus tertutup tidak boleh diperlihatkan pada laki-laki yang tidak halal baginya.

Dalam Surat An-Nur Ayat 31 Allah Berfirman :


“Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan; dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya.”


Bagaiaman Cara Menutup Aurat

Perihal Batas Aurat Wanita dalam Islam Para Sahabat memahami seperti Ibnu Abbas, Ibnu Umar dan juga Aisyah.R.a Maksud dari kata “ janganlah mereka menampakkan perhiasannya” adalah Janganlah mereka menampakkan tempat-tempat  dari anggota tubuh yang di mengenakan  perhiasan.  Kemudian disambung dengan kalimat  “kecuali yang biasa  nampak darinya”   maksudnya  adalah  anggota tubuh yang boleh  dilihat orang yaitu wajah dan kedua telapak tangan saja.

 Bacaan Populer: Sifat yang Merugikan bagi Wanita
pendapat lain tentang Batas Aurat Wanita dalam Islam Dalam tafsir “Jami' Al Bayan fi Tafsir Al Qur`an Juz XVIII ms 84” oleh  Ibnu Jarir At Thobari  beliau menjelaskan  mengenai  maksud dari “kecuali yang (biasa) nampak darinya /(illaa maa zhahara minha)”,  Beliau menyimpulkan yang paling mendekati kebenaran tentang aurat perempuan adalah adalah wajah dan dua telapak tangan.

Pendapat tersebut juga didukung oleh Imam Al Qurtubi dalam kitab tafsirnya Al Jami' li Ahkam Al Qur’an, Juz XII hal. 229. Batas Aurat Wanita dalam Islam Maksud dari  kata "apa yang biasa nampak darinya adalah wajah dan dua telapak tangan",  ini dikarenakan  kedua anggota tubuh inilah yang sudah terbiasa  terlihat dari kalangan Muslimah pada masa Nabi Muhammad  Saw.  Meski demikian Nabi mendiamkannya.  Dan Kedua anggota tubuh ini pula yang sering nampak dalam ibadah-ibadah ramai seperti haji dan sholat dan biasa terlihat di masa Rasulullah iaitu di masa masih turunnya ayat Al Quran.
 
Adapun Dalil-dalil  lain yang menunjukkan bahawa seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali wajah dan dua telapak tangan ialah sebuah hadist. Sabda Rasulullah kepada Asma’ binti Abu Bakar maksudnya,“Wahai Asma’ sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haidh) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjukkan wajah dan telapak tangannya” HR Abi Dawud. ini merupakan pendapat yang disepakati banyak ulama perihal Batas Aurat Wanita dalam Islam

Ajaran Agama islam Batas Aurat Wanita sudah sangat jelas tapi terkadang umat islam itu sendiri mencari celah agar bisa mengikuti perkembangan zaman, Sehingga muncullah hijab atau kerudung yang modren berbagai macam jenis pakaian muslimah, motifnya tetap menutupi tapi terkesan membungkus sehingga terlihat lekukan bagian tubuh.

Batas Aurat Wanita dalam Islam


Bagi perempuan  jika sudah mengerti Perihal Batasan Aurat Wanita dalam Islam  janganlah asal memakai pakaian, meski harga baju itu sangat mahal tapi layakkah kita pakai sebagai seorang muslimah.? membeli baju dengan harga tinggi hanya untuk pamer dan eksis didepan orang tapi tanpa kita sadari, kita selalu menanam dosa setiap kali memakainya. 


Aurat yang dimiliki seorang perempuan hendaklah ditutup bukan dibungkus, jika hanya sekedar membungkus maka bentuknya masih terlihat jelas. Bagaimana Allah mau menjaga kita sedangkan kita tidak menjaga diri sendiri. Semoga Bermanfaat, Berikan komentar anda untuk kita berbagi ilmu- Batas Aurat Wanita dalam Islam.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Batas Aurat Wanita dalam Islam"

Posting Komentar