Upaya menjadikan anak Shaleh

Upaya menjadikan anak Shaleh- Dalam agama islam kehidupan keluarga anak shaleh dan shalehah adalah dambaan yang diharapkan orang tua, pastinya di dunia ini tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya menjadi penjahat kecuali orang tua itu stres dan tidak normal. Banyak orang beranggapan bahwa anak shaleh itu adalah kodrat yang telah ditentukan jadi untuk apa diupayakan jika memang nantinya takdirnya akan menjadi penjahat. ini merupakan opini dan presepsi yang salah. jika memang demikian kenapa dalam hidup ini kita dituntut untuk berusaha dan berupaya untuk mendapatkan apa yang kita raih, ini adalah pertanda bahwa segala kemungkinan itu ada meskipun hasil akhirnya tuhan yang menentukan.

Upaya menjadikan anak Shaleh


Takdir atau ketetapan adalah hak Allah Swt, namun sebagai umat yang beriman diwajibkan padanya untuk selalu optimis meminta, bermunjat kepada Allah serta berusaha untuk mencapai yang kita harapkan. pembahasan pada artikel ini,  zonapendidikan.com merangkum beberapa upaya yang dapat dilakukan orang tua untuk mendapatkan anak yang shaleh dan shalehah.

Cara efektif mendidik anak menjadi shaleh


Salehkan diri sendiri
Ini adalah sugesti masyrakat yang berawal dari pribahasa "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya" yang berarti bagaiman sikap ayah begitupulalah anaknya nanti (like father like son). sugesti ini tidak selalu benar, berdasarkan fakta banyak kita temukan anak yang berbudi baik dan shaleh dilahirkan orang tua yang tidak menjalankan aturan agama atau bahkan sebaliknya. seorang kiyai belum tentu mendapatkan anak yang dapat mewarisi jati dirinya bahkan terkadang sebaliknya.

 
Namun, harapan itu selalu ada, kita ingin mendapatkan suatu hal yang baik sudah sewajarnya kita menanmkan kebaikan pada diri sendiri, apalagi pada orang tua sebagai pendidik dan akan menjadi contoh bagi anak, singkatnya jika ingin anak yang taat beribadah maka hendaklah dimulai dari orang tuanya terlebih dahulu.

Niatkan dan memohon kepada sang khaliq
Sangat cocok bagi pengantin baru, dalam agama islam setiap melakukan sesuatu kegiatan ada doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad, dan mengamalkannya adalah sunnah pastinya berpahala, berhubungan badan suami istri hendaklah dilakukan dengan doa, dan didalamnya ada harapan dan permohonan yang teguh agar terlahir anak yang shaleh dan berbudi pekerti yang baik.

Dekatkan dengan Agama
100% deokter spesialis kandungan di dunia sepakat bahwa mendengarkan musik pada janin yang ada dalam kandungan ibu akan membuat bayi didalam agrsif dan merespon untuk melakukan pergerakan sehingga membantu sang ibu melahirkan bayi secara normal dan banyak sekali manfaat dari mendengarkan alunan musik pada bayi didalam kandungan, disinilah momen tepat bagi para orang tua untuk mengenalkan agama pada sang anak, mendengarkan lantunan Al-qur'an pada bayi akan membuat sang bayi terbiasa dengan ayat-ayat Allah. ini lebih baik dari pada lantunan musik-musik klasik yang ditawarkan dokter umum.
Ketika dia lahir dengarkan azan dan iqamat di kedua telinganya, serta berikan suasan keislaman selama masa petumbuhannya. selain ini banyak cara lagi yang dapat anda lakukan.

Ajarkan secara langsung
Jika ada orang tua yang mampu mengajari dan mendidik anaknya secara langsung maka itu sangat baik, dibandingkan ia harus menyewa orang untuk mengajari ilmu agama kepada anaknya. apalagi hanya mengharapkan pendidika dan pengajaran di sekolah ini hal yang sangat miris, pandidikan yang didapatkan dari orang tua akan membekas dengan cepat pada ingatan sang anak. inilah yang dimaksud kesiapan dalam berumah tangga, salah satu syarat dalam rumah tangga adalah kemampuan dan kesiapan dari segala tanggungan dalam bahtera rumah tangga yang akan dijalani.

Komunikasi Rutin
Makan bersama atau shalat berjamaah dan berkomunikas setiap hari dengan anak adalah cara yang efektif untuk membimbing anak, disini peran orang tua sangat dibutuhkan, meskipun hanya mendengar cerita rewelnya tapi disinilah saat-saat tepat bagi orang tua untuk memasukkan nasehat dan mengajarkan akhlaq serta ilmu agama atau pendidikan lainnya.

Jika ini tidak dapat dipenuhi orang tua, efeknya buruknya sangatlah besar, jarang berbicara dengan anak jika tidak perlu, mungkin faktor kesibukan atau hal lainnya, cenderung akan membuat anak tidak respect pada orang tuanya. perbanyaklah waktu dengan anak meskipun hanya untu bermain, namun upayakanlah waktu anda bersamanya.

Beberapa poin diatas mungkin bisa anda lakukan, janganlah pasrah dan meyakini perkataan orang awam atau kabar yang tidak jelas, selalu berupaya untuk menjadikan anak anda anak yang shaleh dan berbakti pada orang tua, demikian sedikit penjelasan tentang Upaya menjadikan anak Shaleh, semoga bermanfaat.

0 Response to "Upaya menjadikan anak Shaleh"

Posting Komentar