Dampak Kerugian Hubungan Pacaran



Dampak Kerugian Hubungan Pacaran-  Menjalin hubungan antar lawan jenis baik secara fisik atau non fisik itulah definisi yang sangat jelas dari pacaran umumnya dilakukan anak muda zaman sekarang, pada masa dulu sebenarnya pacaran itu sudah ada namun masih ada rasa malu terhadap orang lain kedekatan laki-laki dan perempuan tanpa ikatan pernikahan merupakan aib pada masa dulu dan tidak boleh diumbar di mata umum, namun pada zaman sekarang merupakan satu kebanggaan dan bahkan sebuah keharusan.

 

Dampak Kerugian Hubungan Pacaran

Oleh : Andika Novriadi
 
Dampak Pacaran Dalam Hidup


Pada artikel ini zonapendidikan.com merangkum beberapa kasus yang terlahir didasarkan dari ikatan pacaran, hubungan di luar nikah. semoga bisa menjadi referensi bagi anda. silahkan baca beberapa poin seputar Dampak Pacaran Dalam Hidup.

Pacaran,, Siapa yang rugi.?
Pada dasarnya kedua pihak dirugikan, secara agama mereka berdosa, waktu yang percuma dan banyak hal yang terjadi diluar dugaan akibat dari gejolak asmara. namun menurut pengakuan ahli psikologi, yang paling merugi adalah pihak perempuan. secara fisik dan material perempuan bisa dirugikan jika hatinya sudah terpaut dengan asmara cinta. apapun akan diberikan jika hatinya sudah dimiliki laki-laki.


Dalam hal ini banyak orang mengatakan bahwa itu kebodohan dari pribadi perempuan, pada hakikatnya tidaklah demikian, ini adalah qodrat mughayaarah: kaum wanita bertindak dengan menggunakan perasaan dan laki-laki mengandalkan fikirannya. untuk lebih jelas baca disini:  Sifat yang Merugikan bagi Wanita

Beberapa dampak buruk dari pacaran

Apa input dari pacaran.?
Presepsi umum adalah pacaran itu sebagai media atau jalan menuju pernikahan, menjalin hubungan pacaran beberapa lama dan jika sudah saling kenal maka pernikahan akan dilakasanakan. ini merupakan pendapat tabu anak muda. namun apakah input pacaran yang terjadi disekeliling kita sesuai presepsi tersebut.

Apa input dari orang pacaran yang kerap terjadi.? berdasarkan dari kasus-kasus yang terungkap adalah:
  • Pembunuhan
  • Bunuh diri
  • Aborsi
  • Lari dari keluarga
  • Putus sekolah
  • Hilang kesadaran (gila)
  • Terangkap polisi atau digebukin warga
  • Hilang tanpa kabar dan lain-lain
Jika pun ada kenyataan orang berpacaran selama sekolah dan menikah setelah beberapa tahun, tidak semua perjalanannya mulus. mungkin saja dipaksa nikah karena sebuah alasan. jika memang sudah demikian peristiwa yang terjadi di sekeliling kita, sudah sangat jelas bahwa pacaran itu perangkap syaitan.

Bagaimana kalau pacaran tidak Bretemu.?
Ini pertanyaan yang kerap diajukan pelajar yang sudah diajarkan bahwa pacaran itu tidak boleh, sudah dijelaskan masalahnya dan dampak buruknya. dalam pemikirannya, itu semua terjadi karena pacaran yang dijalankan selalu bertemu. bagaimana jika tidak menjalin pertemuan.?

Inilah yang dinamakan pacaran non fisik, banyak kaum muda mudi mengatakan ini sangat berguna untuk motivasi dalam belajar. ada yang mengingtakan, ada yang perhatian dan lain-lain.

Untuk mencari jawaban dari pertanyaan ini sangatlah gampang, bisa kita lihat orang yang pacaran dengan melalui media surat, HP atau media sosial apakah dampaknya membuat pelakunya semakin semangat bersemangat belajar dan bagi para  pekerja, apakah makin semangat dalam berkerja.?

 

Beberapa kerugian dalam hubungan pacaran


Hasil dan fakta yang dilapangan berbalik arah. dampaknya malah sebaliknya jauh dari dugaan. banyak kelalaian yang terjadi, waktu telpon atau chatting dengan pacar lebih banyak dari belajar apalagi untuk ibadah semakin terkuras waktunya. Fikiran anda semakin terganggu dan akan membuat hati risau, bagaimana bisa belajar dan bekerja. 

Ini hanya beberapa hasi riset kecil dan pengakuan dari beberapa sampel, baik atau buruknya pacaran itu jawabannya ada pada diri anda masing-masing, Demikianlah Dampak Kerugian Hubungan Pacaran semoga bermanfaat, mohon berikan masukan atau tanggapan anda pada kolo komentar yang tersedia.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dampak Kerugian Hubungan Pacaran"

Posting Komentar