Peran Guru Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP

Peran Guru Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP-  Siswa tingkat SMP adalah masa bagi anak untuk persentasi diri hal ini juga disebut dengan pertumbuhan dan pengembangan karakter kelanjutan dari pendidikan yang sudah diselesaikan pada tahap Seskolah Dasar SD. hal inilah yang perlu diketahui dan dimengerti guru-guru yang mengajar dan mendidik pada jenjang SMP.

 Peran Guru Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP

Peran Guru Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP

 

Menurut pengakuan data kepolisian dan Lembaga Masyarakat tentang kasus pada kalangan pelajar, sperti kasus, kriminal, asusila dan lain-lain. siswa tingkat SMP lebih cenderung terjerat. karena pada tahap ini, sang anak mulai mencoba dari rasa keinginannya sangat kuat.

Menurut pengakuan ahli sikologi anak yang duduk di bangku sekolah tingkat SMP kerap melakukan hal-hal yang baru dan rasa ingin mencobanya sangat kuat, keburukan yang terjadi seperti menonton film (***) dimulai dari SMP dan juga mengenal pacaran, narkobadan lain-lain semua itu dimulai sejak di bangku sekolah tingkat SMP.

Wrong Education arau kesalahan penerapan pendidikan inilah yang kerap terjadi di setiap sekolah tingkat SMP di indonesia. ini berawal dari guru yang hanya memperhatikan dan mengelu-elukan siswa berpresatsi dan jarang memperhatikan siswa yang memiliki kemampuan minim. "Sumur digali gunung di timbun" itulah kata yang tepat untuk mayoritas kinerja guru SMP.

Dugaan ini semakin diperkuat dengan mencuatnya hasil riset seorang profesor bernama Juliana asal Bristol (United Kingdom). Meneliti sistem pendidikan siswa tingkat SMP di indonesia selama 5 tahun.

Kesalahan fatal yang dilakukan guru tingkat SMP adalah mengutamakan metode prihatin dan dispendisasi dengan melugu. Secara biologis anak tingkat SMP merupakan anak yang sedang mengalami transisi dan disini juga anak mulai menginjak baligh.

Penerapan Pendidikan yang Salah Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP


Kebanyakan guru yang mengajar tingkat SMP mengadopsi sistem pendidikan Sekolah Dasar, inilah kesalahan terbesar. Guru kerap mengatakan kata "Sayang-Sayang" Gemulai, lembut tanpa wibawa. outputnya tidaklah bagus sangat tidak baik.  yang lebih parah lagi guru tetap gemulai ketika siswanya melanggar aturan.

Hal ini kerap terjadi pada siswa laki-laki namun pada siswa perempuan tidak menjadi masalah.  secara agama islam siswa tingkat SMP sudah tidak dibenarkan untuk bersalaman tangan dengan gurunya yang bukan mahramnya.


Peran Guru Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP adalah ketegasan, kewibawaan dan konsisten. kelembutan tidak lah cocok disini. Kenapa Siswa SMP tidak menghormati gurunya..?   karena gurunya sudah terlanjur menjadikannya teman, akrab dan lembut gemulai. tahukah anda konsep pendidikan karakter yang anda gunakan selama ini bukanlah konsep islam.

Sejak dahulu para ulama mewasiatkan kepada para murid-muridnya:

إنّ المعلّم و اللطبيب كلاهما لا ينصحان إذا هما لم يكرما

Seseungguhnya ada dua propesi orang yang patut di hormati dalam hidup ini yaitu guru dan dokter.

  • Kenapa disekolah saya siswa tidak menghormat saya..?
  • kenapa siswa saya bandel dan suka melakukan tindakan kriminal di sekolah.?
  • kenapa siswa saya mengganggu saya bahkan mencelakai saya.?
Metode apa yang anda terapkan..? metode sayang-sayang yang diatwarkan dari barat.? dengan lemah lembut kepada siswa anda. padahal siswa sudah jelas melanggar peraturan tapi anda tetap santai menasehati,, Nak, jangan diulangi ya sayang". jika itu anda lakukan pada siswa laki-laki hasilnya anda membentuk generasi banci, pengecut dan bahkan anda merusak genarasi agama anda sendiri.

Kesalahan Guru Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP

Mendidik tidak mesti marah dan kekerasan, semua sudah diatur dengan baik dalam agama islam.
  • Tegas 
  • Wibawa
  • Konsisten
Banyak Guru tidak mampu konsisten membuat aturan tapi tidak melaksanakan atau menjalankan aturan sesuka hati tanpa wibawa dan kurang tegas. sayangnya banyak hampir semua guru di indonesia tertipu. bangga dengan metode yang ditawarkan pada pelatihan-pelatihan, mendidik harus berteman akrab dengan siswa, harus bertutur lembut gemulai, guru harus menjadi patner dan lain-lain. pada tingkat SD atau bagi kalangan siswa perempuan ini sangat tepat dan berhasil berdasarkan data. namun bagi siswa laki-laki SMP atau bahkan SMA hasilnya buruk dan sangat buruk. banyak sekolah-sekolah islam yang menjadi korban.

Juliana menantang semua guru indonesia tingkat SMP, tunjukkan siswa yang sudah berhasil terbentuk karakternya dengan metode pendidikan sayang sayang, lembut gemulai, toleransi dan metode perhatian diri yang selalu dibanggakan di indeonesia. adakah hasilnya.? tidak pernah ada, hasilnya hanya ada di raport siswa namun kebanyakan dampak  siswanya mendapati karakter banci, melakukan tindakan asusila bahkan melakukan tindakan tidak senonoh pada gurunya.

Seorang ulama mengatakan:
Jika kamu lemah gemulai pada muridmu maka kamu akan diperas bagaikan kain basah,
Jika kamu keras kepada muridmu maka kamu akan dibatahkan bagaikan kayu yang rapuh.

Demikian penjelasan singkat tentang Peran Guru Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP semoga bermanfaat.

0 Response to "Peran Guru Dalam Mendidik Siswa tingkat SMP"

Posting Komentar