Sebab Orang Menunda Pernikahan

Sebab Orang Menunda Pernikahan- Saat seorang pria sudah menginjak usia 25 tahun biasnya  mereka mulai memikirkan diri untuk melangkah ke tangga pernikahan, begitu juga dengan seorang wanita saat berusia 23 tahun akan menunggu untuk dilamar seseorang laki-laki. apalagi sudah menyaksikan teman-teman sekolahnya bersanding di pelaminan, kegalauan akan melanda, saat berfoto tertawa-tawa tapi dalam hati kecil ada pertanyaan saya kapan ya.?

Sebab Orang Menunda Pernikahan 

Sebab Orang Menunda Pernikahan


Ini adalah hal lumrah yang dialami manusia, tapi meski demikian banyak juga orang yang menunda diri untuk menikah, ada juga sebagian mereka pada dasaranya ingin segera tapi karena berbagai alasan harus menunda dulu, tidak tahu sampai kapan, kadang jika ditanya merek menjawab biarlah waktu yang akan menjawab semua itu, ini karena mereka tidak mau berfikir lagi. mari kita bahas hal ini dengan cermat.  
Alasan Menunda Pernikahan beserta Solusinya, Berikut zonapendidikan.com merangkum alasan mereka yang menunda untuk menikah:
  •  Faktor Finansial
Ini adalah alasan yang terbanyak, jika kita bertanya kepada seseorang kenapa belum menikah.? dari semua alasan yang dibeberkan hal yang paling pertama disebut adalah karena finansial belum memadai, memang.. untuk melangkah ke jenjang pernikahan finansial atau keadaan keuangan adalah periorita, dari mahar nikah sampai ke pesta pernikahan itu semua membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi ada daerah tertentu dimana pesta pernikahan yang diadakan dilingkungannya tergolong harus mewah, jika tidak bisa mengikuti lingkungan sekita akan merasa minder.

Selain itu kebutuhan hidup stelah menikah juga harus difikirkan. memenuhi kebutuhan rumah tangga, kebutuhan istri dan lainnya. jika sudah mengingat ini, niat langkah untuk menikah akan semakin kaku dan kadang pasrah pada keadaan

Solusi:
seorang pria yang menginjak usia 24 tahun ke atas pada dasarnya sudah memikirkan ini tapi karena  merasa diri kurang mampu maka ini dibiarkan saja pasrah pada waktu yang berlalu,  ini seharusnya tidak dilakukan apalagi pada pria muslim, niat untuk menikah hanya sekali dan terus melangkah tanpa henti, jika sekali sudah menyerah maka semangat itu akan susah dibangun lagi.

Dalam sebuah hadis Rasulullah pernah bersabda yang artinya:
Ada 3 niat yang akan dimudahkan oleh Allah Swt yaitu : niat untuk berdakwah dijalan Allah,  niat untuk membayar hutang dan niat untuk melangkah ke pernikahan.

Semua itu kembali pada niat seseorang, jika niat itu selalu kuat dan yakin, Insya Allah jalan itu akan ada, jika belum memiliki mahar dan keperluan nikah lainnya, janganlah pasrah meskipun sudah usaha, hal yang harus kita lakukan adalah meminta kepada Allah untuk dimudahkan jalan, kuncinya hanya yakin dan tidak putus asa, terus doa dan terus berusaha bekerja dan mencari pekejaan yang lebih baik. tidak mungkin Allah membiarkan hamba-Nya terlantar sementara hamba tersebut selalu meminta dan berusaha, karena menikah juga adalah sebuah ibadah dan dinjurkan oleh Rasulullah

  • Belum Ada Calon Yang Cocok
Ini juga termasuk alasan yang familiar, sering sekali terlontar dari mulutb seseorang samapai ada event istilah mencari jodoh, ada yang sudah merasa diri mapan dan sangat ingin menikah tapi masih belum juga melangkah dengan alasa belum ada yang cocok.

Solusi :
Setiap pria yang normal pasti memiliki kriteria tertentu dalam meminang seorang wanita, karena merasa sulit menemukan pasangan kebanyakan dari mereka mencari jalan untuk di comblangin dengan kata lain menyuruh seseorang mencarikan seseorang yang untuk dijadikan pasangannya, dan ini juga sering terjadi melibatkan tiokoh agama, misalkan menyuruh seorang kiyai atau ustad untuk mencari seorang wanita sesuai kriteria yang ia minati.

Pada dasarnya ini merupakan tindakan yang kurang tepat, bukan saya mengatakan salah akan tetapi kurang tepat, banyak terjadi kesenjangan dan rancu pada saat praktek ini dilaksanakan, saat kita meminta bantuan seseorang untuk mencarikan pasangan mereka akan mencari yang sesuai menurut mereka tapi terkadang tidak sesuai saat kita dipertemukan, meski pada awalnya kita sudah memaparkan kriteria pilihan kita. jadi sering terjadi kekecewaan, antara kita dan mak comblangnya. kadang juga pernah terjadi keterpaksaan, karena sudah minta tolong pada kiyai dan dipertemukan ternyata tidak sreek,, jika menolak sudah tidak enak.

Langkah yang paling tepat adalah: saat kita menyatakan diri sudah mapan, berarti kita sudah memiliki pekerjaan pastinya. jadi selagi bekerja kita pasti bertemu atau mengenal seseorang yang kita sukai, jika hal itu sudah ada kita rasakan, barulah kita meminta sesorang untuk membantu kita mendekatkan diri kepada target. kita hanya meminta bantuan untuk pedekate jika tidak tercapai ya tidak apa-apa
jadi solusinya adalah : manusia tidak ada yang sempurna, jangan terlalu muluk-muluk, jika kita memiliki kritera 5, bertemu dengan seseorang mencapai 3 itu sudah cukup. terlepas dari pada itu jodoh sudah ditentukan tuhan,, Allah sudah mengaturnya.

  • Tidak Mendapat Restu Orangtua
Ini merupakan hal yang agak sulit, meski kita bilang sekarang ini bukan zamannya Siti Nurbaya akan tetapi hal ini juga sering terjadi tergantung posisi dan keadaan kita dimata orangtua atau orangtua memiliki rencana tersendiri.
ini bisa terjadi karena berbagai alasan
  1. Karena ada sesuatu hal yang tidak disukai dari pasangan yang kita pilih.
  2. Karena orangtua sudah memiliki rencan untuk menjodohkan kita
Solusi:
Saya ingin memberikan sedikit penjabaran, selanjutnya anda memikirkannya sesuai keadaan dan posisi keluarga anda.
Jika memang ada sesuatu sifat yang tidak baik pernah dilihat orang tua kita terhadap sesorang yang akan kita jadikan pendamping hidup, sebaiknya kita menjelaskan dengan baik dan menyusun kata seindah mungkin sehingga membuat mereka yakin. bagaimana jika tetap tidak diizinkan,? jaganlah lawan orangtua, jika seandainya yang kita pilih itu memiliki sifat buruk bertentangan dengan agama, tinggalkan saja dia secara perlahan, bagaimana jika sudah terlanjur cinta yang mendalam,? menikah lari bukanlah solusi, karena itu akan menambah masalah dalam hidup anda. berusahalah untuk meyakinkan orangtua dan meminta pertolongan Allah, jika memang sudah tidak bisa, berati bukan dia yang terbaik untuk kita.

Satu nasehat dari AlQur'an:
"Belum tentu yang kita anggap baik itu, benar baik untuk kita, dan yang kita anggap buruk itu, benar buruk untuk kita"

Bagaimana kalo kita dijodohkan.?

Solusinya adalah:
  1. Jika kita memang suka dan merasa cocok, terima saja dan bersyukur serta berterima kasih kepada Orangtua
  2. Jika kita tidak suka,, Smapaikan dengan baik dan memberi pengertian kepada mereka terus-menerus, jangan terima dengan terpakasa karena besar kemungkinan anda susah untuk membangun kebahagiaan, tapi jika anda yakin bisa mnegatur jalan untuk bahagia ya lanjutkan saja, karena intinya disini keyakinan.
Bagimana kalo tetap dipakasa. ?
Ini memang Orangtua Siti Nurbaya, solusianya,jangan melawan orang tua, yang kedua buatlah strategi yang baik, dengan mengajak paman atau bibi atau bisa juga teman kerabat dekat, meminta bantuan mereka untuk meyakinkan kepada orangtua bahwa anda tidak menyukai pilihan mereka, tapi jangan lupa doa ya,,

  • Takut Menikah, Karena tidak Bebas
 Kalau alasan yang ini sudah sangat tidak wajar lagi, jika seorang pria sudah memasuki kriteria seperti yang ada pada hadis Nabi "Mampu" lahir dan batin maka segeralah untuk menikah, tidak mau menikah karena takut tidak bebas lagi, ini merupakan alasan yang diajarkan syaitan, ini bisa terjadi dikalangan orang yang hidup galammor penuh kemewahan sehingga bisa berhubungan dengan siapapun dan bebas melakukan apa saja yang ia mau, dengan membayar semua urusan akan lancar, atau orang yang sudah biasa berteman dengan wanita banyak, takut jika sudah menikah tidak bisa lagi nimbrung dengan mereka-mereka.

Solusi :
Jika kita ada merasakan hal seperti ini, segerlah beristighfar, sadarkan diri dan apa fikirkan kenapa kita harus takut.? kita disuruh dekat dengan seorang pasangan hidup bahkan sudah halal melakukan apa saja yang diharamkan saat sebelum menikah, atau bahkan jika nambah sampai 2 3 atau 4 juga tidak melanggar aturan agama. jadi takut itu hanya faktor kebiasaan dengan kebebasan, dan itu juga tidak baik untuk kita, kembalilah pada jalan yang tepat.

Jika ada orang yang mengatakan, kalo dah nikah gak bisa lagi nongkrong ne,,, itu adalah perkataan syaitan,, emang siapa yang larang kita nongkrong,, ? asal itu tidak menggangu hubungan dengan pasangan semua iti no problem, atau kalo ingin nongkrong lama, nimgkrong di rumah aja ama istri, lebih seru lagi, (Begitu teman saya bilaang) heheheh.

Pada dasarnya semua itu tergantung niat, jika memang sudah waktunya, angkat dan langkahkan kaki itu untuk menuju ke pernikhan, disaat anda ragu disitu anda diuji dan ganggua syaitan akan membayangi anda. Niat Dan Yakin, tapi jika memang tetap takut, berarti membiarkan diri untuk tersiksa dan jadi berdosa,, seberapa kuat kita bisa menahan godaan, saat melihat hal yang menggairahkan, saat menonton film atau hal-hal yang lain, kemana akan dilampiaskan..? seberapa kuat kita bisa tahan, kalo ditahan tersiksa kalo dilampiaskan berdosa ujungnya. Semoga artikel ini bermanfaat- Sebab Orang Menunda Pernikahan

0 Response to "Sebab Orang Menunda Pernikahan "

Posting Komentar