Sifat yang Menjatuhkan Harga Diri

Sifat yang Menjatuhkan Harga Diri Harga diri tidak dapat dibeli jika memang ada orang sudah menjualnya maka sama sekali dirinya itu tidak berharga lagi, yang dimaksud dengan harga diri ada sebuah komitmen, jika seseorang rela melepas komitemennya untuk keperluan nafsu maka itu termasuk menjual harga diri. seperti komitemen beragama, rela meninggalkan agama kepercayaannya karena keperluan dunia.

Sifat yang Menjatuhkan Harga Diri

 

Sifat yang Menjatuhkan Harga Diri

Dalam agama islam, komitmen aqidah sangat diperhatikan dan wajib diperhatikan, jika seorang muslim tidak menjaga komitmennya maka akan mudah jatuh dan menjadi terhina, berikut ada beberapa sifat yang dapat menumbulkan jatuhnya harga diri.

Sombong atau Angkuh
Sombong itu bukanlah sifat manusia, sombong hanya milik Allah semata, dalam Al-Qur'an Allah menjelaskan bahwa Jangan bersikap sombong karena manusia itu tidak dapat menumbus tanah dan tidak mampu setinggi gunung, ini menandakan bahwa manusia memiliki keterbatasan, meskipun ada kelebihan yang dimilki dan itu tidak dimiliki orang lain, maka itu bukanlah hal yang harus disombongkan melainkan untu disyukuri dan menyadari bahwa Allah Maha Pengasih.

Jika seseorang itu sudah merasa angkuh atau sombong, maka itu tidak akan bertahan lama, Allah akan menghinakannya dan akan terkucil di lingkungannya, hal ini sering kita temukan disekitar kita, Begit banyak orang yang sombong mendapat penderitaan di akhir hidupnya.

Merendahkan atau Menghina
Hari ini kita menghina maka suatu saat kita akan dihinakan, itulah hukum agama, setiap perbuatan ada balasannya. bahkan terkadang balasan hinaan itu lebih parah dari apa yang dilakaukan kepada seseorang sebelumnya, hari dia hanya menghina penegmis, mungkin saja suatu waktu dia dihina oleh orang lai di tempat umum, atau dihinakan Allah di Hari akhir nanti.

Pelit atau Kikir
Orang pelit kuburnya akan sempit, itulah kata petuah yang sering kita dengar, sifat pelit tidak akan bertahan lama hidup di masyarakat, akan selalu dicemoohkan, jika pun ada orang yang menghormatinya, itu hanya karena terpaksa.

Rakus atau Tamak
Rasa tidak puas atau tidak cukup itu merupakan hal yang wajar bagi setiap manusia, saat ada kesempatan untuk mendapatkan sesuatu sebaiknya berjalanlah pada jalur yang ada, jika tetap memaksakan diri maka tidak akan henti-hentinya orang mencemoohkan.

Jika ada jatah sembako jangan pernah memaksa diri, kalo itu sudah menjadi rezeki kita maka ia akan datang dengan mudah, namun terkadang banyak orang tidak  mampu membendung hasrat dan kahirnya melakukan berbagai cara untuk mendapatkan keinginan, tidak perduli cara itu halal atau haram.

Kenapa kita diwajibkan untuk menjaga harga diri.? jawabnnya sangat simpel , orang yang bersikap buruk maka imbasnya keorang lain, misalkan seorang ayah atau kepala rumah tangga bersikpa angkuh, maka yang menjadi imbasnya juga keluarganya akan dikucilkan masyrakat disekitarnya, padahal belum tentu istri dan anakanya juga demikian. 

Demikian pembahasan yang dapat kami jabarkan, semoga bermanfaat- Sifat yang Menjatuhkan Harga Diri

0 Response to "Sifat yang Menjatuhkan Harga Diri"

Posting Komentar