Kelemahan Bahasa Arab di Mata Dunia

Kelemahan Bahasa Arab di Mata Dunia- Di Negara kita ini ada dua bahasa asing yang paling familiar dipelajari di sekolah-sekolah atau bimbingan les. yaitu Bahasa Arab Dan Bahasa Inggris. Setiap orang yang memepelajarai Bahasa Arab pasti terbesit di fikiran sebuah pertanyaan yang konyol tapi membingungkan:

Kelemahan Bahasa Arab di Mata Dunia

Kelemahan Bahasa Arab di Mata Dunia
Kenapa Bahasa Inggris lebih dominan terkenal dari pada Bahasa Arab.?

Jika pertanyaan ini ditujukan kepada guru Bahasa Arab, sudah bisa ditebak, jawabannya adalah : "Karena Negara-negara hebat dan Negara-negara maju menggunakan Bahasa Inggris dan mempengaruhi negara-negara lainnya".  ini adalah jawaban sukses dari seorang guru Bahasa Arab, tapi terkadang murid yang bertanya menambah pertanyaannya dengan:

Bukannya Negara-negara Arab itu juga hebat dan maju, seperti Arab Saudi, Quwait dan Qatar dan terkenal dengan negara terkaya di dunia, tapi kenapa Bahasanya tidak mempengauhi negara lain.?

Kalau sudah begini guru Bahasa Arab akan bingung menjawab, karena kesal biasanya dijawab dengan " Ya karena Bahasa Inggris itu mudah dan gaul modern"

Jika demikian jawaban seorang guru, ini akan mempengaruhi fisikologis belajar sang anak, dan akan membuat murid tidak menyukai belajar Bahasa Arab karena terkesan sulit dan tidak enak baginya. motiasinya akan anjlok.

Sebuah riset yang saya dapatkan kenapa Bahasa Arab itu tidak berkembang merambat ke penjuru dunia, ini karena salah orang arab sendiri, bisa dikatakan mereka tidak menghargai dan mengembangkan bahasanya. dari riset ini merupakan fakta unik dan sudah biasa kita dengar namun akibatnya fatal bagi non arab yang memiliki semangat kuat untuk belajar Bahasa Arab.

Kenapa salah orang arab..? mari kita renungkan bersama.. dari kisah nyata  dibawah ini.

Seorang siswa non arab (Indonesia misalkan), seorang siswa sudah mempelajari Bahsa Arab semenjak SD (Ibtidaiyah) setelah tamat dari SD ia melanjutkan pendidikan di Pesantren atau MTs. disekolah ini juga ia belajar Bahasa Arab, kecintaan ke bahasa arab semakin kuat saat SMA, dan sudah bisa berkomunikasi lancar di bersama rekan-rekannya, disini keinginannya sangat kuat untuk melanjutkan Studi ke timur tengah, dengan penuh bangga ia berangkat ke salah satu negara yang dikenal penduduknya asli Arab. tapi apa yang terjadi saat sampai disana, ternyata 60 % orang arab tidak menggunakan Bahasa Arab, dan saat ia berada di kampus pun Beberapa guru enggan untuk berkomunikasi dengan bahasa arab, di pasar, pertokoan dan sampai ke petugas kepolisian juga demikan.


Sebab Bahasa Arab Rendah di Mata Dunia

Terkadang saat ingin membeli sesuatu di pasar, ia menggunakan bahasa arab (Fashih) orang-orang disitu malah menertawainya, karena kesal dia mencoba menggunakan bahasa inggris, ternyata mereka yang disitu malah bengong dan hanya bisa diam. setelah beberapa Barulah ia mengetahui, bahawa mereka itu menggunakan Bahasa Ammiyah.


Sampai Disitu semangatnya tidak luntur, ia kemudian belajar bahasa Ammiyah, tapi disini juga ada kendala, ternyata setiap negara dan daerah di Arab, berbeda jauh bahasa Ammiyahnya.

Lunturlah kecintaan terhadap Bahasa Arab, orang Arab yang selalu ia banggakan dulunya, berubah menjadi suatu kekesalan.

Disini kita mengambil sebuah perbandingan, seperti Bahasa Inggris, setiap negara memang ada perbedaan tapi tidak jauh bedanya, jadi orang yang labil atau pemula yang mempelajari bahasa inggris tidak merasa bingung.

Jika orang Arab sendiri tidak menjaga dan membudayakan Bahasa Arab ini, ya siapa lagi,,? kenapa mereka tidak berbicara Bahasa Arab saja, bahkan sebagian dari mereka menyatakan bahwa Bahawa Bahasa Ammiyah lebih mudah dan terbiasa, sangat jarang kami berkomunikasi dengan (Fushah) kecuali di saat ada forum resmi. kami merasa malas dan ribet aja.


Pada dasarnya bukan gak bisa, meski orang yang tinggal di pelosok arab pun bisa berkomunikasi bahasa arab, tapi  memang gak mau dan malas karena sudah terbiasa dilingkungannya, dan ini beda halnya dengan kita di indonesia, kalau sudah berada di pelosok mungkin agak susah untuk berbicara bahasa indonesia, tapi seiring berkembangnya zaman itu semua aka merubah keadaan.


Begghh,,, kalo sudah begini, mundurnya Bahasa Arab itu, ya salah satunya, salah dari mereka. Kita saja di Indonesia sampe kursus dan berupaya kuat untuk belajara Bahasa Arab,, nahh mereka malah merasa malas, dan jika Bapaknya malas anak-anaknya pasti demikian... Tinggallah Bahasa Arab yang ada di Al-Qur'an, Hadist, Kitab-kitab dan Mu'jam (kamus-Kamus Bahasa).

Jika orang Arab menjunjung tinggi Bahasanya, Insya Allah kita di Indonesia akan lebih semangat untuk belajar Bahasa Arab, tapi jika anak-anak indonesia sudah mengetahui orang arab tidak ngmong dengan bahasa arab, hasilnya sudah dipastikan minat belajar mereka untuk Bahasa Arab akan hilang.

Untuk itu mari kita bentuk kesadaran sebagai guru Bahasa Arab di Indonesia atau dimanapun. kita pegang teguh komunikasi (Muhadstsah) Bahasa Arab agar dapat menarik perhatian siswa-siswa kita, dan kalau bisa ayo sama-sama kita ingatkan orang-orang Arab. Kita ajak mereka untuk berbicara Bahasa Arab.

Mungkin ini hanya riset skala kecil, tapi jika difikir lebih dalam mungkin ada benarnya, terimakasih sudah berkunjung, silahkan postkan ide dan komentar anda untuk membangun artikel ini lebih sempurna dan bermanfaat bagi saudara-saudara kita.

0 Response to "Kelemahan Bahasa Arab di Mata Dunia"

Posting Komentar