Renungan Untuk Para Guru Indonesia

Renungan Untuk Para Guru Indonesia- Artikel ini saya muat berdasarkan hasil diskusi dosen mata kuliah Manjaemen Pendidikan. saya terinspirasi untuk dan mengenangnya dan membubuhkannya dalam artikel.

Renungan Para Guru Indonesia

Renungan Untuk Para Guru Indonesia


Nasib Para Guru Indonesia - Menjadi guru itu bukanlah hal yang gampang dan mudah, selain tenaga, fikiran juga dilibatkan dan kondisi saleri atau gaji guru di indonesia terbilang masih minim jika dibandingkan dengan pegawai atau pejabat lainnya, mungkin cukup bagi guru yang PNS,  Bagaimana dengan guru yang bekerja di Instansi Swasta.? 


Baca Juga : Kebahagiaan Hidup itu Harus dengan Harta
 

Hanya ikhlas dan kebesaran hati menjadi benteng hati mereka, meskipun demikian Sekolah swasta itu tidak kalah saing dengan sekolah negeri dalam memprodukusi siswa yang berprestasi. secara garis  besar PNS atau Non PNS itu tidaklah menjadi perbedaan yang jauh, namun bedanya hanyalah pekerjaan PNS itu lebih gampang dan lebih mudah jika dibandingkan dengan guru yang di instansi swasta Non PNS dan perbedaan yang jelas adalah pendapatan atau gajinya. namu apa pun itu semua kembali ke diri guru itu masing-masing.

Saya mengutip sebuah kata-kata inspirasi yang pernah saya dengar dari seorang motivator pendidikan dalam sebuah pelatihan guru berbasis pesantren se-Indonesia beberapa tahun lalu, sudah pastinya peserta yang hadir semua Non PNS.

Jika ingin kaya materi, menjadi guru adalah jalan yang salah, namun jika anda ingin masuk syurga, menjadi guru adalah sebuah jalan dari sekian banyak jalan yang ada.
namun.. tidak pernah ada ditemukan di dunia ini seorang guru yang hidup dalam kelaparan


Nasib Para Guru Indonesia

Makna yang terkandung dalam kalimat diatas sangat mudah dipahami, menjadi guru itu adalah keikhlasan hati, jika anda mendaftarkan diri untuk bekerja  pada sekolah swasta dengan niat awal mencari nafkah atau untuk keperluan materi sebaiknya janglah dilakukan. itu bukanlah tindakan yang cocok. 

Mari kita dalami kembali konteks hakikat guru.
Dalam islam sudah sangat jelas diajarkan, jika ingin kaya dan menumpuk harta silahkan berdagang, namun dengan kejujuran.
Guru yang merasa kekurangan dalam keperluan materi, itu merupakan hal yang wajar. apa lagi di negara kita indonesia. tidak sebanding dengan negara tetangga. 

Dengan menjadi seorang guru di negara indonesia atau karyawan yang bekerja pada instansi sekolah, jangan lah pernah berharap dalam hati untuk sesuatu hal yang lebih, maksudnya penghasilan yang banyak, karena ada dua kemungkinan yang akan terjadi, yang pertama, jika dia seorang guru PNS maka cenderung akan melakukan hal yang curang atau korupsi dana sekolah, jika dia pegawai swasta maka pekerjaan akan terasa berat kerena tidak ada rasa ikhlas.


 Baca Juga : Dampak Buruk Guru Gaji Tidak Cukup 


Hakikiat menjadi guru adalah keikhlasan yang mendalam dari hati, mengajar, mendidik semua itu dilakuakn dengan kekuatan hari dan dorongan kuat dari sanubari. ini tidak sulit dilakukan oleh guru yang berada di negara maju karena santunan atau saleri dari gaji yang mereka dapatkan sangat besar, jika dibandingkan dengan indonesia jaraknya sangat jauh.

Sekarang tujuan kita menjadi guru apa.?? mencari nafkah atau mencari amal.? jawaban yang tepat adalah keduanya... dan hendaklah kita menyadari bahwa mencari sesuatu yang lebih dari finansial dengan cara menjadi guru itu adalah jalur yang salah. semogar bermanfaat.- Renungan Untuk Para Guru Indonesia

0 Response to "Renungan Untuk Para Guru Indonesia"

Posting Komentar