Peran JSIT dalam Membangun Karakter Anak

Peran JSIT dalam Membangun Karakter Anak - Perlunya Pembangunan moral membuat Pendidikan Karaker semakin buming dan diisyaratkan pelaksanaannya pada setiap sekolah-sekolah di indonesia, manusia yang memiliki kesadaran, kecerdasan, moral dan kemauan untuk membangun, inilah generasi yang diharapkan bangsa besar seperti indonesia.


Peran JSIT dalam Membangun Karakter Anak

Peran JSIT dalam Membangun Karakter Anak

 

JSIT (Jaringan Sekolah ISlam Terpadu )  pada tahun 2010 sudah termasuk sebagai sekolah favorit di indonesia, Salah satu karakteristik pendidikan JSIT adalah pembangunan karakter, diharapkan  peserta didik memiliki kesadaran dan pola fikir yang baik untuk membangun kualitas diri melaui nilai agama.

Dalam hal ini , para guru yangs sudah mengikuti pelatihan atau workshop yang diselenggarakan tim Naisonal JSIT merasa puas dan sangat memahami sistem pendidikan yang akan diterapkan disetiap sekolah-sekolah islam, khusunya sekolah yang sudah terdaftar sebagai anggota JSIT Nasional.

Nurul A'la Guru Bidang Studi Bahasa Indonesia menuturkan bahwa membangun jati diri peserta didik itu harus sejak dini dan tidak boleh terlambat, Guru harus berperan aktif dalam membangun moral anak, "terkadang anak tidak sadar dari apa yang dia lakukan, merusak dirinya atau membahayakan orang lain, tugas kita sebagai guru adalah menyadarkan peserta didik kita dengan segala kemungkinan yang ada " pungkas Nurul A'la.


Nurul A'la merupakan seorang guru yang sudah mengikuti program modul pendidikan JSIT di salah satu sekolah SIT provinsi Aceh. semangatnya dalam membangun karakter sangat kuat meskipun hanya sebagai guru Bahasa Indonesia.

Peran JSIT dalam Membangun Karakter Anak


Guru bidang studi  apapun bisa dan harus mampu memberikan nilai moral pada setiap siswa-siswinya, pada dasarnya semua guru di JSIT itu adalah guru agama, saya guru bahasa indonesia dan saya juga harus mampu memberikan unsur pendidikan moral kepada seluruh siswa-siswi saya, bagaimana caranya.? tentunya saya harus belajar, karena propesi menjadi guru banyak tuntutan di dalamnya "Tegas  Nurul A'la.


Menanamkan nilai agama dan pendidikan moral pada setiap pembelajaran memang tindakan yang sangat tepat, pola pemikiran anak di zaman sekarang sangat maju dan tidak terarah harus ada pengendalian dari orang tua dan guru di sekolah.

Tantangan pendidikan kedepan sangatlah besar, dalam pendidikan yang diterapkan JSIT, berupaya dengan segala kemungkinan yang ada, menyampaikan nilai keislaman dan membangun karakter anak meskipun hasilnya kecil sekecil setetes air.

Sumber : Guru Pelatihan JSIT 2016 Aceh 

0 Response to "Peran JSIT dalam Membangun Karakter Anak"

Posting Komentar