Cerita Hikmah Ikhlas dalam Beramal



Ada dua orang sahabat yang tinggal di sebuah perkampungan, mereka berdua bernama Amir dan Salim. keduanya adalah petani. di desa tempat mereka tinggal sebagian masyarakatnya memiliki mata pencaharian petani.

Pada suatu hari Salim pergi ke kebunnya, meski kebun yang ia miliki tidak luas, tapi ia selalu merawatnya dengan baik, di kebun itu ia menanam berbagai jenis tanaman, sayur, buah-buahan dan lain-lain. salim kemudian memperhatikan tanaman singkong yang ia tanam beberapa bulan yang lalu.

 

Cerita Hikmah Ikhlas dalam Beramal



Saat memperhatikan tanaman singkongnya, terbesit difikirannya untuk melihat hasil buah yang berada di dasar tanah. dengan cepat ia mengambil cangkul (pacul) yang ia simpan biasnya di pondok kebun. setelah menggali beberapa menit, ternyata

"Alhamdulillah, Singkong ini sangat bagus, dan besar, gumamnya dalam hati, ia kemudian mengambil karung dan memasukkan ke singkong-singkong itu ke dalamnya, kemudain di ikat dengan tali rotan dan memikulnya untuk dibawa pulang.

Di perjalanan ia merasa lelah dan sangat penat, karena singgkong yang ia pikul sangar berat membuat pundaknya terasa pegal. beberapa langkah ia berjalan, ia berhenti di depan rumah. rumah ini biasa ia lalui saat ia pergi ke kebun. rumah itu miliki kepala desa. dia langsung memasuki perkarangan rumah.

dan mengetuk pintu.

Assalamualaikum..!!

Waalaikum salam "Pak kades menjawab seraya membuka pintu" oh salim.."  pak kades memang sangat mengenal salim karena sering melibatkannya jika ada kegiatan di balai desa. Salim pun masuk ke rumah dan menyodorkan karung yang berisi singkong dari kebunnya.
 "Ini pak kades.. ada singkong ni, kebetulan tadi lagi panen. pa kades menerima " oh makasih ya,, besar-besar banget ne singkong lim.!!!
Hehehe Alhamdulillah pak kades,

Pak kades membawa karung tersebut ke belakang dan menyerahkan kepada istrinya.

"Ini buk.. ada singkong dari si salim, lagi panen di kebunnya

Alhamdulillah.."" sahut istrinya

Buk.. ini kan si salim memberikan kita singkongnya.. jadi..kita kasih apa ya.. buat si salim.?

apa ya pak "Istrinya bertanya belik bertanya.. dan beberapa detik kemudian,, "oh ini pak, kita kan ada kambing di belakang, kambing yang dikasih warga tempo hari. kita kasih aja buat si salim, lagian kalo disini juga tidak ada yang bisa ngerawat tu kambing, mungkin aja si salim bisa merawatnya"

yayaya...boleh juga tu" jawab pak kades. seraya berjalan menuju kambing diikat dan menemui salim.

"Ini lim ada kambing buat kamu, mudah-mudahan bisa menjadi berkah""

Wahh.. Alhamdulillah'' terima kasih banyak pak kades.. (dalam hatinya salim sangat bersyukur)

Dengan senang hati Salim membawa kambing itu ke rumahnya. diperjalanan menuju rumah. salim bertemu sahabat karibnya yang selalu akrab bersamanya sejak mereka kecil, yaitu si Amir.

Wahh lim..Kambing siapa ni..? amir bertanya.

Ni kambing dari pak kades"

Lhoo.. Mau dibawa ke mana.?

dibawa ke rumah ku lah.. untuk dirawat""

Tadi kamu bilang punya pak kades"" gimana toh..

Begini mir.. tadi aku pulang dari kebun, bawa singkong ke pak kades, gak tau tiba-tiba pak kades kasih kambing ne. hadiah katanya..!! salim menjelaskan.

Mendengar penjelasan salim, amir langsung beranjak meninggalkan si salim."okelah mir ya akun ada urusan, mau cabut dulu yaa"

Amir berlari meninggalkan salim yang kebingungan, amir menuju pasar dan membeli buah durian 5 buah diikat dengan rotan. dalam hatinya amir bebicara.

" si salim kasih singkong ke pak kades, bisa dapat kambing, kalo aku kasih durian kira-kira pak kades kasih apa ya.. pasti yang lebih besar lagi..hahahahah"

Amir berlari kecil menuju rumah pak kades, setelah beberapa menit amir sampai disana.

Assalamualaikum.""
Waalaikum Salam" Ada apa mir.. Pak kades bertanya dan mempersilahkan amir memasuki rumah.

Ini pak, ada durian.. kebetulan saya ada sedikit rejeki."

Alhamdulillah,, terima kasih mir,, enak ne durian..

iya pak kades sama-sama."

Sebentar ya,," pak kades pergi kebelakang mengantar durian tersebut dan menemui istrinya.

ini buk, ada durian dari si amir..

Alhamdulillah.. iya pak..

Kira-kira kita kasih apa ya buk buat si amir.?

looh.. kita kan cuma punya kambing seekor tadi, itu pun sudah kita kasih buat si salim, ya ndak ada apa-apa lagi ne pak..

Pak kades bingung (""")

''kemudian istrinya mengejutkannya.. "ohh.. Gini aja pak, ini kan ada singkong pemberiannya si salim tadi, ini aja kita kasih buat si amir, kan ndak enak juga pak kalo kita ndak kasih apa-apa.

Ya..ya buk.. pak kades mengambil singkong dalam karung dan membawanya menuju ruang depan, di sana si amir sudah tidak sabar menunggu sebuah kejutan.

"Ini mir, ada sedikit singkong.. mudah-mudahan bisa berkah buat kamu.

Lhoo... kok singkong pak kades,,

ya semoga aja bisa berkah buat kamu mir..

Dengan kecewa si amir menerima singkong itu.. setelah meningglakan rumah pak kades. amir melempar semua singkong itu ke selokan. dengan kesal ia bergumam. "dasar,, ini pasti singkong dari si salim.."" dasar pak kades pilih kasih.

Sekian....!!!!

Ikhlas merupakan amalan yang berat dilakukan, melakukan tanpa mengharap imbalan. tapi ini dasar dari kesempurnaan amalan ibadah untuk mendapatkan pahala yang besar. Setiap ibadah yang kita lakukan hendaklah kita lakukan itu dengan keikhlasan. agar semua itu tidak sia-sia dan tidak mendatangkan kekecewaan.

Demikian siraman qalbu dari hikayat Hikmah Ikhlas dalam Beramal Semoga  Bermanfaat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita Hikmah Ikhlas dalam Beramal"

Posting Komentar