Cara Mengatur Barisan Dalam Upacara Resmi

Cara Mengatur Barisan Dalam Upacara Resmi - Uapcara merupakan kegiatan sakelar khususnya di negara republik, di sekolah dan perkantoran atau manajemen kepemerintahan kerap diadakan upacara, membentu barisan yang rapi dan tertib, namun tidak semua kegiatan yang berbaris ini dinamakan upacara jika dilakukan dalam skala kecil biasa disebut dengan apel.


Cara Mengatur Barisan Dalam Upacara Resmi


Cara Mengatur Barisan Dalam Upacara Resmi

Pada kesempatan ini kita akan membahas seputar bagaimana Cara Mengatur Barisan Dalam Upacara Resmi, namun ini hanya dikhususkan dalam sekolah, sistem apa yang cocok diterapkan dalam mengatur barisan siswa-siswi di lapangan.
Baca Juga : Buku Panduan Kerja Kepala Sekolah
Perihal mengatur barisa pelajar di lapangan bukanlah perkara yang mudah, terkadang para guru sudah hampir berputus asa dalam membina, berdasarkan hipotesa/pandangan umum masih banyak kita temukan sekolah-sekolah yang berantakan barisan pelajarnya pada saat pelaksanaan upacara, siswa-siswi yang bermain-main, sragam tidak rapih dan proses upacara amburadul

Ada bebrapa strategi yang bisa diterapkan dalam Mengatur Barisan Dalam Upacara Resm di sekolah :

1. Tegas dan disiplin
Apapun alasannya dalam dunia pendidikan ketegasan dan kedisipilinan merupakan pondasi uatam dan itu dituntut dari para pendidik, dalam hal ini para guru harus memberikan contoh di hadapan seluruh pelajar dengan berbaris rapi dan beberapa guru mengatur barisan peserta upacara.
Baca Juga : Penyebab Siswa Bandel di Sekolah 
Ini adalah langkah awal, pastinya para pelajar akan terkejut jika ini dilakukan perdana dihadapan mereka, namun kendalanya terkadang ada pada guru itu sendiri,  tidak semua guru mau bersedia berdiri tegak didepan siswa.

2. Satu Aba-aba
Konsisten dalam mengatur barisan itu adalah perioritas, mengatur barisan siswa itu harus dilakukan satu suara, maksudnya tidak ada perbedaan pandangan atau suara dari guru-guru, satu orang guru memberikan aba-aba dan guru lainnya mengarahkan siswa tanpa memberi perintah lain.

3. Persiapan Petugas Upacara
Sebenarnya ini juga termasuk dalam langakah utama ri H upacara, guru sudah mempersiapkan ambasador (petugas elit upacara) sehingga ini akan memberikan potensi pengaruh bagi siswa atau pelajar lain.

4. Intonasi dan penyampaian amanat
Kesalahan yang sering terjadi pada saat pelaksanaan upacara adalah penyampaian amanat yang monoton atau tidak ada intonasi sehingga tidak menarik perhatian siswa, selain itu sering kali terjadi terutama di sekolah tingkat SMA penyampaian amanat upacara didalamnya ada sindiran-sindirian bagi siswa-siswi. ini akan membuat mereka terus berontak dan tidak memberikan kenyamanan dalam pelaksanaan upcara, seharusnya pada tingkat para guru harus memberikan semangat dengan suara yang menggelegar.

5. Upaya yang continue

Lakukan an laksanakan 4 langkah diatas, hasil yang didapatkan tentunya tidak serta merta berhasil dalam satu tahap, tentunya ada proses, setiap minggunya setiap guru harus memberikan contoh yang terbaik dan persiapan yang matang, inilah yang dinamakan long life education.


Cara Mengatur Barisan Dalam Upacara Resmi

Namun dalam hal penerapan ini tidak membutuhkan waktu yang begit lama, jika dua sampai sampai empat bulan kita bisa konsisten dalam membina siswa-siswi kita tentunya peluang untuk mencapai keberhasilan akan semakin terbuka.
Baca Juga : Dampak Buruk Guru Gaji Tidak Cukup
Inilah bebrapa starategi Mengatur Barisan Dalam Upacara Resmi, semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Mengatur Barisan Dalam Upacara Resmi"

Posting Komentar