Cara Membuat Penampilan Drama Panggung

Cara Membuat Penampilan Drama Panggung - Menampilkan sebuah pertunjukan kepada khalayak ramai bukanlah hal yang mudah, penonton atau orang-orang yang menyaksikan sebuah penampilan bisanya hanya berkomentar, salah satu penampilan yang populer dipanggung adalah drama, menyajikan tontonan menarik dan tuntunan positif, inti dari pertunjukan drama adalah menghibur dan memberikan pesan moral.

Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam membuat penampilan drama itu menarik, jika tidak memperhatikan maka hasil yang diperoleh tidak akan baik bahkan terkadang cenderung memberikan nila negatif bagi para aktor drama, semua ini disebabkan oleh faktor kemajuan zaman, dalam hal aksi orang lebih suka dan lebih cenderung dengan hiburan layar lebar dan latak kaca dibandingkan dengan aksi panggung.

Drama panggung jauh leih sulit ditampilkan dibandingkan dengan aksi film jika ditinjau dari kualitasnya, namun jika hanya sekedar menampilkan drama ala kadaranya, tidak perlu sibuk mempersiapkan segala sesuatu, tapi tentunya banyak orang yang ingin menampilkan darama yang berkualitas dan sehingga pesan dari tema darama sampai kepada penonton yang menyaksikan.


Cara Membuat Penampilan Drama Panggung

Cara Membuat Penampilan Drama Panggung


1. Alur Cerita yang Jelas
Dalam mengampilkan daram panggung tentu harus berdasarkan alur cerita (teks darama) perhatikan alur cerita dan singkronisasi terhadap waktu, tempat dan aktornya. perlu anda ketahui bahwa penulisan teks drama tidak bisa langsung jadi, harus ada percobaan-percobaan, bisa jadi alur cerita berubah ide fikiran setelah melakukan berbagai percobaan pra penampilan, jika sering dilakukan pengakajian maka alur cerita akan mendapati hasil yang kredibel dan semakin berkembang tentunya harus ada batasan-batasan sehingga ide fikiran tidak keluar dari tema yang ditetapkan.

2. Aktor yang valid
Pilih aktor yang sesuai dengan karakter tokoh cerita, bagi orang yang sudah berpengalaman memanuver penampilan drama maka sudah dipastikan ia memiliki bakat menjadi sutradara film, seringkali terjadi dalam penampilan drama aktor dobel tokoh maksudnya 2 tokoh diperankan satu orang, ini akan menjadi masalah jika aktor masih amatir atau baru mengenal dunia akting, namun jika sudah terbiasa ini tidak akan menajadi masalah.

Aktor yang valid adalah modal kesuskesan dari penampilan drama panggung, jika sanga aktor mendalami tokoh yang ada teks drama maka sudah dapat dipastikan penonton akan terbawa dalam alur cerita, mampu menghipnotis penonoton, tidak jarang ada penoton drama yang menangis jika aktor drama mampu menampilkan tokoh dengan baik.

3. Singkronisasi 
Suasana panggung, kostum aktor, lighting dan soundtrakc adalah bumbu penyedap pada penampilan drama, semua itu harus disingkronisasi dengan alur cerita, mendekorasi panggung dengan baik itu sudah menjadi modal kuat untuk menarik perhatian penonton.

4. Limit Waktu
Penampilan drama tentu harus berpacu dengan tenggang waktu (batasan waktu), sehebat apapun penampilan drama jika ditampilkan terlalu lama atau prosse pause yang tidak teratur sehingga membuat penonton menunggu lama tentu akan menghasilkan kesan yang tidak enak.

Juka kita mellirik pada durasi film rata-rata berkisar 1-2 jam, alur cerita sudah tuntas, dalam drama tidak bisa dibuat sepanjang itu, tentu akan membuat penonton jenuh, penampilan drama maksimal 40 menit. maka aturlah pola waktu sedemikian rupa agar tujuan dan harapan terwujud.

Selain itu jangan pernah membuat penonton menunggu secara sengaja dari keteledorang penyelenggara, seperti aktor yang telat, lighting atau soud bermasalah. maka aturlah hal itu terlebih dahulu sebelum penampilan.

5. Dialog yang jelas
Dalam drama ada dua hal yang diperhatikan penonton yaitu dialog dan act out para aktor, dalam dialog sering terjadi masalah, yaitu suara aktor tidak terdengar penonton, mungkin disebabkan pengerasa suara teidak bekerja atau hal lainnya,, percuma saja anda membuat drama jika dialog tidak sampai terdengar oleh penonton.

6. Media
Gunakanlah media dalam Penampilan Drama Panggung, ini sangat membantu untuk kesuksesan drama panggung, media yang sesuai dengan alur cerita tentunya, anda bisa menggunakan alat-alat ringan yang bisa dibawa ke panggung, media ini sangat perlu, jika dalam drama ada adegan membawa motor maka upayakan ada media yang bisa dijadikan sebagai motor, bahkan dalam media ini bisa dipoles sehingg menimbulkan suasana yang manarik perhatian penonton sepert mebuat media motor dengan bentuk unik.

Kerap kali ditampilkan drama yang tidak memperdulikan media, seperti adegan menelpon, berakting seperti orang yang sibuk menelpon tapi dalam genggaman tangannya kosong (tidak ada telepon/HP) ini akan memberikan kesan yang tidak enak dipandang.

Inilah saran efektif Cara Membuat Penampilan Drama Panggung, semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Membuat Penampilan Drama Panggung"

Posting Komentar