4 Alasan Logis Wanita tidak Patut Jadi Pemimpin

4 Alasan Logis Wanita tidak Patut Jadi Pemimpin - Perdebatan atau pembahasan tentang kepemimpinan jatuh pada wanita sudah terjadi sejak dahulu kala, bahkan di kalangan ulama muslim di masa sekarang hal ini masih selalu diperbincangkan dan masih ditemukan argumen pro dan kontra. patut atau tidak wanita jika wanita diangkat menjadi pemimpin, hal ini kembali pada diri kita masing-masing. namun pada kesempatan ini kami menyajikan ulasan perihal kepemimpinan wanita dari aspek sosial.

Pada dasarnya secara akal sehat berfikir rasional, kaum laki-laki lah yang pantas menjadi pemimpin, baik skala kecil ataupun skala besar. secara jasmani dan rohani, kaum laki-laki lebih tangguh dibandingkan kaum wanita, tapi jika melihat sudut pandang lain seperti kondisi lapangan adakalanya wanita yang tepat dijadikan pemimpin.

 

4 Alasan Logis Wanita tidak Patut Jadi Pemimpin

4 Alasan Logis Wanita tidak Patut Jadi Pemimpin

Ada 4 Alasan Logis yang menyatakan bahwa wanita tidak Patut Jadi Pemimpin, berikut penjelasannya.

1. Kelemahan Lahiriyah
Meskipun ada sebutan wanita tangguh, wanita hebat dan sebagainya, namun pada dasarnya wanita itu lemah batinnya dibandingkan kaum pria, namun bukan berarti batin lahiriyah semua pria itu lebih baik. hal ini mengacu pada mental spritual, setiap menghadapi problem tentunya kaum pria lebih handal dalam bersikap dibandingkan kaum wanita yang cenderung mengharap sandaran dan bahkan rahasia kepemimpinan bisa terungkap dengan mudah.

2. Pergerakan Terbatas
Setinggi apapun jabatan seorang wanita tentu ia akan dipimpin oleh suaminya dalam rumah tangga, wanita yang menjabat atau wanita yang diusung menjadi pemimpin tentunya mereka itu adalah wanita yang memiliki talenta, sangat wajar jika suaminya pun bukan lah orang biasa, sang suami tentu bisa membaca pergerakan kinerja istrinya sebagai pemimpin. pantauan suami inilah yang akan membuat pergerakan wanita terbatas disamping itu pula ia memiliki kewajiban dalam rumah tangga.

3. Kearifan Lokal dan agama
Seorang pemimpin tentu harus mempunyai wibawa dan sikap fundamental dimata masyarakat sehingga bisa dijadikan panutan baik dan berbaur dengan masyarakat, namun dalam hal ini wanita yang menjadi pemimpin akan mendapat kendala serius,  dimana dia tidak bisa berinteraksi penuh dengan pihak masyarakat secara totalitas, selain itu dalam ranah agama juga sangat tidak sepadan, terutama dalam agama islam, mesjid adalah wadah untuk membangun kekuatan dan semangat agama, namun jika pemimpinnya wanita, bagaimana mungkin ia akan berdiri di depan jamaah.

4. Tidak Tepat
Alasan keempat ini merangkum ketiga poin diatas, wanita pada dasarnya bukanlah pemimpin bagi kaum laki-laki, karena semua elemen kepemimpinan akan mudah tergoyahkan. sangat tidak tepat, jika kita memandang dari sudut agama islam, memang benar tidak ada larangan secara jahir menjadikan wanita itu pemimpin. namun ada disebutkan dalam kitab Al-Qur'an bahwa laki-laki lebih tangguh, menjadi pelindung kaum wanita. selain itu Allah tidak pernah mengutus Nabi berjenis kelamin wanita.


Kenapa ada oknum yang masih kuat bersikukuh untuk mempertahankan argumentasi membolehkan bahkan mengajak orang-orang untuk memilih pemimpin wanita, jika anda teliti tentunya dan dapat dipastikan ada suatu kepentingan di dalamnya. itu sudah biasa di negara kita ini dan bukan menjadi rahasia lagi.

Demikianlah sedikit pembahasab seputar 4 Alasan Logis Wanita tidak Patut Jadi Pemimpin, semoga beramanfaat.  

0 Response to "4 Alasan Logis Wanita tidak Patut Jadi Pemimpin"

Posting Komentar